Image Description

Publikasi

Karya Ilmiah Mahasiswa

Pencarian Spesifik

Kunjungan

Web Analytics

Detail Record


Kembali Ke sebelumnya

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY U DI DESA PEKAJANGAN WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEDUNGWUNI II KABUPATEN PEKALONGAN

Pengarang : Mei Latul Fajriyah, Nina Zuhana, Siti Khuzaiy

Kata Kunci   :ASUHAN KOMPREHENSIF KEBIDANAN

Asuhan kebidanan pada kehamilan mengutamakan asuhan yang komprehensif dalam pelayanan agar perkembangan kondisi ibu hamil dapat terpantau dengan baik. Pada umumnya 80-90% kehamilan akan berlangsung normal dan hanya 10-12% kehamilan disertai dengan penyulit atau berkembang menjadi kehamilan patologis. Kehamilan patologis sendiri tidak terjadi secara mendadak karena kehamilan dan efeknya terhadap organ tubuh berlangsung secara bertahap dan berangsur-angsur. kehamilan, persalinan, nifas, dan bayi baru lahir merupakan suatu keadaan yang fisiologis (Saifudin 2009, h.281). Kehamilan,persalinan,masa nifas, dan bayi baru lahir merupakan suatu yang fisiologi yang akan terjadi pada seorang wanita dan itu semua bisa memungkinkan untuk berubah yang mulanya bersifat fisiologis bisa saja nanti berubah menjadi patologis, maka sebagai seorang bidan harus bisa melakukan asuhan kepada ibu hamil yang berkesinambungan dan yang berkualitas serta melakukan pemeriksaan secara rutin pada seorang ibu hamil atau pasiennya (Marmi 2011, h.11). Dikarenakan indonesia angka kematian ibu dan angka kematian bayi masih tingggi hal itu dikarenakan ibu hamil tidak mau melakukan kunjungan K1 dan K4 secara rutin ke bidan karena salah satu persiapan menghadapi persalinan, ibu hamil perlu dilakukan pelayanan antenatal secara continiuty of care yang berupaya untuk mencegah jika sewaktu waktu jika terjadi komplikasi pada ibu dan cepat ditangani oleh bidan dikarenakan pada saat ini ibu hamil yang memeriksakan diri lebih banyak pada awal kehamilan. Asuhan persalinan secara umum bertujuan untuk mengupayakan kelangsungan hidup dan mencapai derajat kesehatan yang tinggi bagi ibu dan bayinya, melakukan berbagai upaya yang terintegrasi dan lengkap serta intervensi maksimal sehingga prinsip keamanan dan kualitas pelayanan dapat terjaga pada tingkat yang optimal (Hidayat dan Sujiati 2010, h.2). Pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan menunjukkan kecenderungan peningkatan. Terdapat 29-72% ibu hamil yang mengalami persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan dan dilakukan difasilitas pelayanan kesehatan (Kemekes RI, 2015). Masa nifas (puerperium) merupakan masa pulih kembali, mulai dari persalinan selesai hingga alat-alat kandungan kembali seperti prahamil. Lama masa nifas ini, yaitu 6-8 minggu. Asuhan masa nifas diperlakukan dalam periode ini karena merupakan masa kritis baik ibu maupun bayinya (bahiyatun2009, h.2). Asuhan masa nifas bertujuan untuk menjaga kesehatan ibu dan bayi, secara fisik maupun psikologis, melaksanakan skrining yang komprehensif, mendeteksi masalah, menangani atau merujuk jika terjadi komplikasi pada ibu dan bayinya (Pratami 2016, h.281). Asuhan tidak hanya diberikan kepada ibu, tapi juga sangat diperlukan oleh bayi baru lahir (BBL). Walaupun sebagian besar proses persalinan terfokus kepada ibu, tetapi karena proses tersebut merupakan pengeluaran hasil kehamilan (bayi) maka penatalaksanaanya persalinan baru dapat dikatakan berhasil apabila selain ibunya, bayi yang dilahirkan juga berada dalam kondisi yang optimal (Marmi 2012, h.2). Bayi baru lahir normal merupakan bayi yang baru lahir pada usia kehamilan genap 37-41 minggu, depan presentasi belakang kepala atau letak sungsang yang melewati vagina tanpa memakai alat (Tando 2016, h.2).


Properti Nilai Properti
Organisasi Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
Email umpp.pekalongan@yahoo.com
Alamat Jl. Raya Pekajangan No. 1A Kedungwuni Pekalongan
Telepon (0285) 7832294
Tahun 2021
Kota Pekalongan
Provinsi Jawa Tengah
Negara Indonesia